Salah satu sistem patch yang populer adalah dpatch. Sistem ini memiliki skrip dpatch-edit-patch yang mirip dengan cdbs namun menyimpan patch dengan cara yang sedikit berbeda. Aplikasi ini menggunakan berkas yang bernama debian/patches/00list untuk mencari dan mengurutkan nama patch yang ingin diubah. Ini berarti Anda dapat mengurutkan patch sesuai keinginan Anda dan Anda dapat menonaktifkan sebuah patch tanpa perlu menghapusnya. Tapi, ini berarti juga Anda harus memutakhirkan 00list setiap kali Anda akan menambah suatu patch. Jika dpatch-edit-patch dipanggil dengan dua argumen maka aplikasi tersebut akan mengubah/membuat patch yang disebut oleh argumen pertama relatif terhadap patch yang disebut oleh argumen kedua. Atau dengan kata lain:
dpatch-edit-patch new.dpatch old.dpatch
akan menerapkan perubahan di old.dpatch lalu membuat new.dpatch. Perlu dicatat bahwa patch yang dibuat dengan dpatch biasanya mempunyai akhiran .dpatch. Hal ini karena dpatch menyimpan patch di tempat yang sedikit berbeda dibanding dengan patch normai yang hanya menambah header khusus.
Contoh sesungguhnya dari penggunaan dpatch adalah paket xterm.