Daftar Isi
Dua masalah yang seringkali pemaket baru hadapi adalah adanya beragam cara untuk pembuatan paket, dan ada lebih dari satu perkakas untuk melakukan hal itu. Kita akan melihat tiga contoh sistem build umum. Pertama, kita tidak akan menggunakan build helper. Pendekatan ini biasanya yang paling sulit dan jarang digunakan dalam praktiknya tapi memberikan gambaran langsung tentang proses pemaketan. Kedua, kita akan menggunakan debhelper, sistem build yang paling umum digunakan di Debian. Sistem ini membantu pemaket dengan mengotomatisasi tugas yang berulang-ulang. Ketiga, kita akan mengulas tentang Common Debian Build System (CDBS), sistem build yang lebih efektif karena menggunakan debhelper.
|
|
|
Pengembangan paket seringkali membutuhkan instalasi banyak paket (terutama paket -dev yang mengandung header dan berkas pengembangan umum lainnya) yang bukan bagian dari instalasi desktop normal Ubuntu. Jika Anda menghindari instalasi paket ekstra atau ingin mengembangkan untuk rilis Ubuntu yang berbeda (rilis yang sedang dalam pengembangan misalnya) dengan apa Anda sekarang miliki, penggunaan lingkungan chroot sangat direkomendasikan. Panduan untuk mengatur chroot dapat ditemukan di Appendix. |